Kamis, 16 Januari 2020

Battle of Surabaya File 7: Never Get a Along

Source: Radio
Date: 23 December 2020
Class: Rank C (Reasonable Statement) 
Info: Sejarah singkat konflik 4 faksi di Indonesia-, yang salah satunya merembet ke Surabaya berdasarkan perspektif dari DJ Nindya Selvina dari ITS Forever Air pada tanggal 23 December 2020.

Selected Language: Indonesia/English


Perang yang lebih berat adalah perang melawan kaum kita sendiri.

Ketika Allies beranjak dari Surabaya meskipun mereka mengalahkan Green Sky, Arek-Arek Surabaya pada tanggal ini 70 tahun yang lalu, orang seperti Bung Tomo tahu bahwa ini bukan hanya akhir dari suatu konflik namun menjadi permulaan untuk konflik yang lebih besar.

Era itu, bukan dimanfaatkan Pemerintah, untuk menetaskan telur Phoneix dari abu, namun malah terlalu pamer kepada dunia mengenai kapabilitas armament kita.

Pemerintah melatih seluruh lapisan masyarakat agar dapat menjadi sebuah Reserved, dan bahkan mempersenjatai bagi mereka, terinspirasi dari Hezbollah di Lebanon. Republican adalah kelompok yang sudah sejak zaman politik balas budi menginginkan Indonesia menjadi sebuah Republic, berdemokrasi, belajar dari negara-negara di Eropa, sementara Rival mereka Kerajaan Indonesia mengingkan bentuk Monarki mengingat Indonesia, pada dasarnya adalah gabungan dari Kerajaan-Kerajaan. Tanpa mempedulikan yang terjadi di tahun 1965, saya akan mendeskripsikan yang terjadi selanjutnya dimulai pada 1998.

Tidak tahu siapa yang menembak pertama, 33 tahun semenjak perang sipil pertama, Republic dan Kerajaan berperang kembali di seluruh Indonesia. Perang berdarah yang juga menghancurkan Sena Bay, Living Garden dan Flower Emilia di Jawa Timur, mencapai puncaknya pada Hari Pahlawan di tahun 2020 ini.

Perusahaan Indonesia sudah berada di bayang-bayang kedua pemain semenjak Revolusi 1998, akhirnya menunjukkan ombaknya, dari mana mereka datang tidak ada yang mengetahui, apakah mereka sebuah tentara proxy dari CIA, atau gabungan dari PMC, sebuah Guild, sebuah Union Komunis yang bangkir dari kubur, atau sebuah Badan Usaha Milik Negara yang terlepas dari Direktur,  atau existensi mereka tidak lain adalah mengambil sesuatu yang harusnya dimiliki oleh seorang karyawan? Suatu Kebebasan.

Bukan, ... apapun itu, perang yang lebih berat adalah perang melawan kaum kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar