Hilang di Langit Jingga (Arc 3 of 14)
Orange Sky (Langit Jingga) adalah sebutan tak resmi atau slang terhadap daerah di Semarang Kab. bagian Tengah, meliputi wilayah Kec. Bergas, Bawen, dan Pringapus. Kata "Langit Jingga" menunjuk pada warna langit pada pagi dan sore hari. Warna langit terlihat jelas karena di daerah itu, banyak dataran rumput yang minim pohon tinggi. Di sore dan pagi hari diklaim bahwa merupakan saat kritis bagi warga yang tinggal, karena sering terjadi sesuatu yang hilang, termasuk manusia. Tidak ada yang tahu pasti, term ini muncul sejak kapan. Klaim ini juga dihubungkan dengan Legenda Rawa Pening. Sang Naga yang dimusuhi masyarakat balas dendam dengan menculik dan memakan orang-orang di daerah itu.
Walau bagaimanapun, Term Hilang di Langit Jingga menjadi sebuah kesan tersendiri bagi masyarakat modern dan bercampur dengan kebiasan masyarakat setempat. Misalnya Pabrik dan Sekolah di daerah itu, masuk pada jam 8 pagi dan pulang jam 4 sore, berbeda dengan daerah lain yang masuk lebih awal. Anak-anak setempat dituntut untuk pulang sebelum langit jingga muncul dan sering ditambahi hal-hal berbau Spirit. Sejarawahan juga mencoba meneliti term Langit Jingga apakah ada hubungannya dengan warga signature Belanda yaitu Jingga.
Budaya Langit Jingga
Ironically, warna signature di daerah Langit Jingga juga Jingga, terlihat pada bangunan-bangunan, seperti yang mudah terlihat karena luas yaitu SMP dan SMA N Bergas, Pasar Pringapus, Pasar Karangjati, dan Kantor Kecamatan Pringapus. Sejarawan juga menemukan bahwa terdapat Pagan Langit Jingga sebelum Agama Hindu dan Islam masuk ke Indonesia. Pagan itu sudah tidak dianut masyarakat dan tidak terdaftar sebagai Agama di Indonesia, namun Pagan itu terdaftar sebagai Budaya masyarakat Langit Jingga. Salah satu ditandai dengan setiap dusun di Langit Jingga memiliki Alun-Alun yang digunakan sebagai Festival Putri Salju diadakan di Malam Natal. Meskipun Natal identik dengan Agama Nasrani, orang di Agama lain akan merayakan festival ini. Festival itu berisi kegiatan-kegiatan makan dan minum-minum dimulai saat Langit Jingga Sore sampai Langit Jingga Pagi. Balon-balon layang-layang besar sering dibuat membentuk Putri Salju (Legenda Masyarakat Setempat), untuk meramaikan festival itu. Tidak lupa, pohon pinus raksasa khas natal didatangkan dari Highland Gunung Ungaran.
Schokolade Family
Sejarawan menemukan bahwa terdapat dua marga yang kuat di daerah Langit Jingga yaitu Elina and Schokolade Family. Schokolade adalah Marga yang awalnya merupakan warga Swiss yang di bawa oleh Belanda untuk mengajari masyarakat Kab. Semarang menanam coklat sebagai pengganti Jati yang dinilai Belanda tidak berguna. Jati yang sangat lama dipetik dan terkesan dingin (daripada kayu lainnya), tidak laku di Eropa. Hal ini membuat penghasil jati terbesar di Atlas yaitu daerah Beautiful City sangat langka Jati sehingga disebut Karangjati (Bahas Indonesia: Jati Langka). Namun permintaan akan coklat semakin tinggi, terlebih lagi, penghasil coklat dari Eropa sangat bergantung dengan coklat di Amerika Selatan. Sayangnya perang dagang dengan Spanyol membuat Belanda kesulitan mendapatkan coklat, dan memilih Indonesia (Hindia Belanda) sebagai alternatif. Di daerah Langjit Jingga, Marga Schokolade menetap tinggal karena suasana dingin di daerah itu mengingatkan mereka akan Swiss. Pernikahan mereka dengan pribumi juga akhirnya membuat keturunan Marga terus ada di Indonesia. Untuk menandai bahwa mereka keturunan Marga mereka, nama-nama Schokolade digunakan. Pada tahun 1998 sayangnya, terjadi genosida yang luar biasa atas sentimen Pemerintah terhadap "Ras Asing", membuat Marga Schokolade tinggal sedikit. Beberapa anggota Marga bahkan tidak menggunakan nama Schokolade agar tidak diburu Pemerintah.
Schokolade Family
Sejarawan menemukan bahwa terdapat dua marga yang kuat di daerah Langit Jingga yaitu Elina and Schokolade Family. Schokolade adalah Marga yang awalnya merupakan warga Swiss yang di bawa oleh Belanda untuk mengajari masyarakat Kab. Semarang menanam coklat sebagai pengganti Jati yang dinilai Belanda tidak berguna. Jati yang sangat lama dipetik dan terkesan dingin (daripada kayu lainnya), tidak laku di Eropa. Hal ini membuat penghasil jati terbesar di Atlas yaitu daerah Beautiful City sangat langka Jati sehingga disebut Karangjati (Bahas Indonesia: Jati Langka). Namun permintaan akan coklat semakin tinggi, terlebih lagi, penghasil coklat dari Eropa sangat bergantung dengan coklat di Amerika Selatan. Sayangnya perang dagang dengan Spanyol membuat Belanda kesulitan mendapatkan coklat, dan memilih Indonesia (Hindia Belanda) sebagai alternatif. Di daerah Langjit Jingga, Marga Schokolade menetap tinggal karena suasana dingin di daerah itu mengingatkan mereka akan Swiss. Pernikahan mereka dengan pribumi juga akhirnya membuat keturunan Marga terus ada di Indonesia. Untuk menandai bahwa mereka keturunan Marga mereka, nama-nama Schokolade digunakan. Pada tahun 1998 sayangnya, terjadi genosida yang luar biasa atas sentimen Pemerintah terhadap "Ras Asing", membuat Marga Schokolade tinggal sedikit. Beberapa anggota Marga bahkan tidak menggunakan nama Schokolade agar tidak diburu Pemerintah.
Rita Story
1. Middle of Warzone
Raid Sagara (Anastasia Rifqi) dan Khoe Sagara (Faiz Hamzah) mendapat jatah transfer ke sekolah Langit Jingga dengan nama Orange Sky High School setelah sekolah mereka sebelumnya Blue Sky High School (SMA N 1 Semarang) bubar setelah tragedy penembakkan masaal di Blue Sky pada tahun 2009. Bubarnya Blue Sky meninggalkan Violet Sky (SMA N 3 Semarang) dan Orange Sky (SMA N 3 Atlas) sebagai sekolah terakhir yang loyalis dan sebagai amunisi untuk Republic di wilayah Atlas Semarang. Republic sebenaranya juga memiliki amunisi dari Undip namun tidak yakin bisa menggunakannya karena siswa Undip datang dari berbagai wilayah Indonesia dan tidak semuanya bisa didoktrin untuk bekerja di bawah Republic.
Sialnya, Revolution Army dari Selatan siap menyerang Republic sementara itu di Semarang sendiri mereka harus berhadapan dengan Kerajaan Indonesia dari Arah Demak dan Kediri. Orange Sky menjadi bufferzone terakhir antara Revolution Army dan Republic di Semarang, sehingga Ambarawa dan Salatiga harus dipertahankan mati-matian oleh Republic. Dalam keadaan darurat, siswa Orange Sky diberi mandat oleh Republic untuk melakukan operasi-operasi berbahaya.
Kepala Sekolah Orange Sky, Zeviath Iganitus menolak siswanya dijadikan bidak catur oleh Republic, meskipun sebenarnya sekolah langit memang dilandasi untuk loyal kepada Republic. Zeviath berdalih bahwa siswa Orange Sky belum pernah terjun ke medan tempur, mereka hanya dilatih untuk mengatasi Spirit dan Monster di daerah Orange Sky dan Highland Gunung Ungaran. Sebelumnya Blue Sky selalu menjadi bidak catur oleh Republic selama bertahun-tahun sebelum bubar.
Republic mengirim Ketua Guild Justice of World, Jessica Iskandar sebagai media penghubung negosiai antara Sekolah Orange Sky dan Republic. Zeviath kalah dalam negosiasi, karena Jessica mengintidasi Zeviath dengan berbagai hal, salah satunya adalah membocorkan rahasia wilayah Orange Sky yang dapat membuat kepanikan masyarakat banyak dan bubarnya Orange Sky High School.
2. Orange Sky Event, Character Introduction
1. Middle of Warzone
Raid Sagara (Anastasia Rifqi) dan Khoe Sagara (Faiz Hamzah) mendapat jatah transfer ke sekolah Langit Jingga dengan nama Orange Sky High School setelah sekolah mereka sebelumnya Blue Sky High School (SMA N 1 Semarang) bubar setelah tragedy penembakkan masaal di Blue Sky pada tahun 2009. Bubarnya Blue Sky meninggalkan Violet Sky (SMA N 3 Semarang) dan Orange Sky (SMA N 3 Atlas) sebagai sekolah terakhir yang loyalis dan sebagai amunisi untuk Republic di wilayah Atlas Semarang. Republic sebenaranya juga memiliki amunisi dari Undip namun tidak yakin bisa menggunakannya karena siswa Undip datang dari berbagai wilayah Indonesia dan tidak semuanya bisa didoktrin untuk bekerja di bawah Republic.
Sialnya, Revolution Army dari Selatan siap menyerang Republic sementara itu di Semarang sendiri mereka harus berhadapan dengan Kerajaan Indonesia dari Arah Demak dan Kediri. Orange Sky menjadi bufferzone terakhir antara Revolution Army dan Republic di Semarang, sehingga Ambarawa dan Salatiga harus dipertahankan mati-matian oleh Republic. Dalam keadaan darurat, siswa Orange Sky diberi mandat oleh Republic untuk melakukan operasi-operasi berbahaya.
Kepala Sekolah Orange Sky, Zeviath Iganitus menolak siswanya dijadikan bidak catur oleh Republic, meskipun sebenarnya sekolah langit memang dilandasi untuk loyal kepada Republic. Zeviath berdalih bahwa siswa Orange Sky belum pernah terjun ke medan tempur, mereka hanya dilatih untuk mengatasi Spirit dan Monster di daerah Orange Sky dan Highland Gunung Ungaran. Sebelumnya Blue Sky selalu menjadi bidak catur oleh Republic selama bertahun-tahun sebelum bubar.
Republic mengirim Ketua Guild Justice of World, Jessica Iskandar sebagai media penghubung negosiai antara Sekolah Orange Sky dan Republic. Zeviath kalah dalam negosiasi, karena Jessica mengintidasi Zeviath dengan berbagai hal, salah satunya adalah membocorkan rahasia wilayah Orange Sky yang dapat membuat kepanikan masyarakat banyak dan bubarnya Orange Sky High School.
2. Orange Sky Event, Character Introduction
Zeviath mengadakan turnamen di Orange Sky, dengan maksud mencari siswa yang benar-benar siap ke medan tempur. Sagara tidak tertarik untuk pergi ke medan tempur sehingga pura-pura kalah dari Hardita, teman kelasnya, namun hal ini diketahui Pengawas karena dirinya berekpetasi bahwa mantan siswa Blue Sky seharusnya sangat kuat. Sagara rematch denga Hardita dan menang. Winda Reyga dan Najib Batoeida memang sepasang kekasih namun karena randoman, membuat mereka bertemu. Najib memiliki kekuatan fiksi lebih superior: Sting Ray dan dinilai Panitia terkuat kedua setelah Alif Nextmonth yang kekuatan fiksi dirahasikan dan tidak ikut turnamen. Winda namun tetap menemani Najib jika diminta maju ke medan perang.
Banyak siswa yang juga lolos tanpa ikut turnamen karena saat wawancari mereka tertarik dan sangat fanatik terhadap Republic. Khoe Sagara selalu tertarik dengan ketegangan di medan pertempuran namun diminta berduel untuk menunjukkan kekuatannya. Khoe berduel dengan Joko Azerbaijan, namun terlalu serius sampai hampir membunuhnya membuat Aryani Indah, teman kelasnya menghentinkannya. Khoe bahkan tidak menggunakan kekuatan fiksi Blue Sky dan hanya menggunakan basic fiction power.
Beberapa hari setelah turnamen selesai, Sagara bertemu Elina Sutarti dan Karl Schokolade, siswa dari kelas yang berbeda. Mereka menjadi satu tim dalam ektrakurikiler karya ilmiah remaja. Sagara mendapat informasi bahwa Agent Lita, Agent Republic untuk wilayah Atlas diganti dengan Agent Cosmos, lulusan Orange Sky dan Undip. Pergantian ini dimaksudkan karena Cosmos mengetahui tentang kekuatan fiksi Orange Sky dan dapat menjadi mentor untuk siswa Orange Sky yang belajar kekuatan fiksi itu. Sagara tertaik dengan karakter mereka berdua dan berusaha mendapat informasi mengenai wilayah Orange Sky yang misterius karena mereka berdua berasal asli dari wilayah itu. Elina mengingatkan Sagara untuk tetap dekat dengan temannya Khoe karena ada sesuatu yang dapat memisahkan mereka, Elina tidak tahu itu, namun di Orange Sky hal-hal aneh bisa terjadi, yaitu hilangnya sesuatu, termasuk ikatan pertemanan.
3. Romance Eliminated
Untuk mempererat ikatan di kelas, Zeviath memiliki kebijakan bahwa tiap siswa duduknya akan diacak tiap hari. Saat itu Sagara duduk bersama Rita Sarasvati. Rita menjatuhkan bolpointnya saat pelajara Biologi dan meminta Sagara untuk mencarinya namun tidak dapat ditemukan. Itulah Sagara memperhatikan sesuatu bisa hilang misterius di Orange Sky seperti yang dikatakan Elina.
Saat jam istirahat, Sagara memperhatikan siswa-siswa di sekolah sampai sering dijuluki "stalker". Sebenarnya Sagara mengamati bahwa benda-benda yang di bawa siswa bisa hilang dengan mudah seperti gelang, jam, ponsel, dan benda-benda kecil. Teman Sagara, Ikhsan Hap bahkan kehilangan buku komik Empty Heaven limited edition-nya. Berbagai operasi dilakukan siswa-siswa Orange Sky dan mereka juga selalu digonta-ganti anggota tiap-tiap tim agar bisa bekerja bersama siapapun.
Note: Di bawah ini adalah Operasi Terakhir yang dilakukan siswa-siswa Orange Sky dalam cerita, ada banyak cerita operasi dalam Arc ini namun operasi selain bukan dibawah hanya sebuah karakter development dari berbagai karaker yang ada, dan mendekati filler. Namun Novel Rita, tidak pernah terdapat filler dan non canon. Cerita tentang karakter devlopment tidak ada dalam sinopsis ini bertujuan untuk mempersingkat sinopsis.
4. Operation Orange Sky
Sagara mendapat tim bersama Dwi Shinigami dan Ozzy the Orange Sky dalam sebuah operasi di Gedong 9. Tim Green adalah tim terkuat dari kekuatan fiksi dan melakukan operasi paling berbahaya. Anggotanya Khoe Sagara, Alif Nextmonth, Saviour Yuda Iing, Syarif 180 IQ, dan Rita Sarasvati. Spirit Iing namun membantu Tim Sagara dan memisahkan diri dari Iing. Mereka melakukan operasi ke Salatiga untuk berhadapan dengan Revolution Army secara langsung. Sementara itu Tim "Maria", terdiri dari Aryani Indah, Nightsong Lia, Vennha Princesss, dan Star Lestari pergi ke Ambarawa. Putus kontak dari mereka, membuat Zeviath mengalihkan Sagara (yang dinilai kuat, karena sterotype mantan siswa Blue Sky), mencari Tim Maria. Sagara menemukan bahwa Guild Justice of World berkhianat kepada Repubic dan menyerang mereka, menewaskan Nightsong Lia. Sisa anggota tim bersembunyi di Ambarawa yang berkabut. Sagara bertarung dengan Jessica namun kalah telak. Dirinya berhasil diselamatkan 4 anggota Justice of World yang masih setia terhadap Republic yaitu Sakura, Lily, dan Violet. Diketahui mereka menyalamatkan Sagara karena mereka mantan siswa Blue Sky seperti Sagara namun dipindahkan ke SMA 2 Ungaran.
Gagalnya tim-tim yang pergi ke Ambarawa, dan kekuatan pasukan Revolusi yang semakin gila karena Justice of World, mereka berhasil masuk ke daerah Orange Sky. Atas hal ini juga, Tim Khoe terjebak (encirclement) di Salatiga. Zeviath melakukan operasi untuk menghancurkan Jembatan Tuntang agar Revolution Army tidak masuk ke wilayah Orange Sky lebih dalam. Zeviath sempat berdebat dengan Cosmos dan membiarkan Tim Khoe terjebak dan tidak ada upaya rescue mission. Agent Cosmos akhirnya pergi sendiri tanpa tentara Republic satu pun ke Salatiga untuk menyelamatkan Tim Khoe. Sementara itu Zeviath menambah amunisi dan ingin total mempertahankan Jembatan Tuntang. Muji Mizunotsubasa, Karl Schokolade, dan Elina Sutarti. Karl pertama kalinya namun pergi terpisah dari Elina karena dirinya memiliki "rencana" cadangan jika operasi itu gagal. Tidak ada yang tahu Karl pergi ke mana, namun memberikan Muji dan Elina Blank Card, sebuah alat yang digunakan untuk menangkap Aura dan menembakkan dalam intesitas tinggi dalam satu ledakan. Seperti sebuah granat last resort bagi mereka. Karl juga memberi tahu nama aslinya di depan mereka (bahkan terdengartentara Republic). Nama asli Karl adalah Koko dan dia sebenarnya adalah Agent Republic Bayangan, di bawah Cosmos. Dirinya juga bilang, mungkin ini adalah misi terakhirnya dan dia bisa tewas saat melaksanakan "rencana rahasianya". Karl terlihat pergi mengarah ke daerah Banyubiru.
Sementara itu di Gedong 9, Dwi, Ozzy, dan Spirit-nya Iing berhasil mengalahkan pengguna kekuatan fiksi Revolution Army, membuat pasukan Republic bertarung mulus dengan Revolution Army di Front Gunung-Gunung. Yuda Iing namun menangis dan depresi mengetahui 2 Spiritnya tewas saat mengalahkan Valentino.
Diketahui juga di Front Blue Sky (bukan menujuk wilayah Ungaran, tapi Kelurahan Klepu), situasi juga sangat kacau. Hal ini benar-benar tidak diprediksi Zeviath, mengingat lawan mereka di Klepu hanya "kroco kroco" dan dari intel mengatakan bahwa pasukan Revolution Army di Front Blue Sky paling sedikit. Terlebih lagi, ada Najib yang sangat kuat. Kekacauan itu namun berdampak pada kedua pihak, Revolution Army dan Republic. Kekacauan itu disebabkan kabut yang sangat tebal dan terdapat pihak lain yang menyerang kedua faksi.
Di Ambarawa, tentara Revolution Army hanya tersisa para artilery karena tentara utama sudah maju ke wilayah tuntang. Sagara dan Geng Justice-nya sempat bertemu serial killer Cinta Anggraeni yang memanfaatkan situasi perang untuk "bersenang-senang", Sagara menyebutnya kegilaan, namun justru kalah telak, mereka pun kabur namun Sagara mendapat ide, bahwa sebaiknya kabur terpisah dan bertemu di Orange Sky High School karena kekuatan fiksi Anggraeni sangat berbahaya. Sagara ingin ditarget Anggraeni agar ketiga temannya berhasil kabur. Sementara itu tim Maria justru juga berkhianat dan hampir membunuh Sagara saat mereke bertemu di Pasar Ambarawa sehingga Sagara sekarang sendiri. Dan fenomena aneh juga terjadi di Ambarawa, yaitu turun salju, bahwa Rawa Pening pun membeku. Sagara curiga ini adaah Ultimate dari Aryani karena julukannya Snow Fairy. Aryani sendiri belum ditemukan Sagara. Aryani pasti melawan seseorang yang sangat berbahaya sampai menggunakan Ultimatenya. Bekunya Rawa Pening juga menjadi berkah bagi Republic karena tank-tank ampib Revolution Army tidak berani menyebrang Danau Rawa Pening di Tuntang yang bisa menembus Orange Sky.
Di Salatiga, Agent Cosmos menemukan Tim Khoe yang sebenarnya sudah dalam perjalanan menembus Encirclement karena kecerdasan Syarif 180 IQ, namun entah bagaimana mereka kehilangan Alif, namun mereka tidak kawatir karena kekuatan fiksi Alif: Next dapat menyelamatkan diri sendiri, meskipun dalam keadaan "kiamat" sekalipun. Namun Khoe dan geng-nya menemukan bahwa Cosmos juga berkhianat dan ingin "mengambil" kekuatan fiksi mereka. Pertempuran keroyokan itu dimenangkan Cosmos dan menewaskan Khoe. Syarif meminta Iing melindungi Rita dan membawa kabur, namun dirinya masih depresi karena Spiritnya tewas ditambah Khoe. Iing tidak dekat denga Khoe namun sangat respect terhadapnya karena Khoe juga respect terhadap hobi Iing yang dinilai orang lain kenak-kanakan dan weirdo. Yuda Iing adalah satu-satunya Otaku Sejati di Orange Sky, mendekati jiwa Fansubber. Syarif terpaksa meninggalkan Iing dan tidak diketahui apakah Cosmos membunuhnya. Prioritas Syarif adalah membawa Sang Cinderella Orange Sky pergi dari Salatiga.
Di Klepu, Najib berhasil menemukan Winda yang sempat terpisah di kabut tebal Klepu.. Najib dan Winda sama sekali tidak panik melihat kekacauan di Klepu, meskipun melihat dekan-rekan mereka tentara Republic dan orang-orang di Guild Beast yang tewas. Najib namun merasa ada yang aneh, dan mengatakan kepada Winda untuk menjatuhkan siapa sapa yang mendekati mereka. Mereka berencana kembali ke Orange Sky pusat dan melapor. Najib dan Winda mendapati seorang yang berpakaian seperti seorang pemungut sampah DPU, yang mengklaim dirinya sebagai the Junkman. Mereka sama sekalit tidak berkutik. Orang misterius itu namun meninggalkan mereka. Dari Gedong 9, Badass Dwi dan Ozzy berencana kembali ke Orange School karena misi mereka menahan Revolution Army cukup berhasil.
5. Operation Rawa Pening
Sementara itu Di Tuntang, Elina dan Muji harus berhadapan dengan segudang pengguna kekuatan fiksi dari Justice of World. Dalam pertempuran itu, Muji tewas setelah anggota Justice of World menenggelamkannya di Rawa Pening. Elina sempat emosi sampai menggunakan kekuatan fiksi yang fatal resiko yaitu Spirit Nekroz. Resiko dari kekuatan fiksi itu adalah Elina harus menyediakan Spirit untuk Nekroz kalau tidak Soul Elina sendiri bisa diambil. Elina berusaha tenang dan akhirnya mengetahui kegunaan Blank Card yang diberikan Koko sebelumnya. Elina menggunakan Blank Card untuk menangkap Aura Muji yang masih ada, dan membentuk kesadaran terakhir Muji yaitu Spirit. Spirit Muji namun tidak terkontrol dan menyerang Revolution Army dan Justice of World. Spirit Muji berhasil menghancurkan Jembatan Tuntang sebelum Nekroz mengambil Soulnya.
Meskipun begitu, Jessica Iskandar tiba di Tuntang bersama Cinta Anggraeni. Anggraeni menggunakan kekuatan fiksinya untuk menyambung Jembatan Tuntang kembali. Saat seperti itu, Elina hanya tinggal sendiri di Jembatan Tuntang, karena tentara Republic di belakangnya dan guild-guild swasta mundur, mustahil mengalahkan Jessica ditambah Anggraeni yang dinilai lebih kuat dari Jessica. Moment ini diabadikan Char Aprillia dalam lukisan berjudul: "Light and Dark, the Beginning of Everything Before Orange Sky Coming, the Devil Challenge the God and Angel, is Considered By People are Bad Move, One Loser Must Gone, the Winner Rule the World. "
Kekuatan fiksi Elina Nekroz berbanding terbalik elemen dan gaya bertarungnya dengan Kekuatan Fiksi Jessica: Yellow Sky dan Kekuatan fiksi Anggraeni: Classic. Moment itu adalah sebuah kebetulan, namun Elina dapat melambangkan the Devil, Jessica melambangkan God, dan Anggraeni melambangkan Angel. Elina secara Solo dapat mengimbangi Jessica dan Anggraeni. Revolution Army bahkan juga tertegun dan tidak ingin bercampur dengan petempuran itu. Pertempuran itu membuat bukit-bukit kopi di sekitar Rawa Pening hancur. Dan dalam pertempuran Elina kalah dari keduanya.
Sebelum sempat membunuh Elina, sebuah auman sangat keras memekikkan telinga semua orang yang ada di sana. Lalu sebuah angin besar mendorong Jessica dan Anggraeni ke belakang Jembatan. Itu adalah Baruklinting, mengancurkan seluruh Pasukan Revolution Army, Jessica dan Anggraeni tidak berkutik meskipun mencoba melawannya. Jessica berkata bahwa Orange Sky akan tetap menjadi milik Republic, karena seseorang telah berhasil membujuk Baruklinting dipihaknya.
6. Operation Snow Ambarawa
Sementara itu di Ambarawa, Sagara masih saja berusaha untuk kabur. Teman-teman Sagara, berhadapan satu lawan satu terhadap anggota Justice of World. Hanya Tenshi yang berhasil dikalahkan, dan semua teman Sagara entah bagaimana juga menghilang. Sagara bertemu Snow Fairy Aryani di dataran beku Rawa Pening di dekat Stasiun. Dirinya sempat melihatnya dan membujukny juga untuk kabur namun menghiland badai salju,
7. Blue Forces
Cosmos tiba di Blue Sky dan hendak mencari siswa Orange Sky yang tersisa. Mereka pun bertempur. Cosmos seorang diri dapat mengalahkan segudang siswa Orange Sky. Saat itu tiba-tiba, Khoe datang menghadang Cosmos. Cosmos terkejut Khoe masih hidup. Sagara juga berhasil kembali ke Orange School. Khoe mengajak Sagara bertempur bersamanya dan ini menjadi pertempuran pertama mereka bersama. Sagara dan Khoe menggunakan Blue Sky Wind Dragon bersama-sama membentuk Blue Sky Ultimate Wind Dragon, mengalahkan Cosmos. Namun Cosmos menggunakan kekuatan fiksi yang dicurinya dari Nightsong Lia: Orange Song, di mana kekuatan fiksi itu meregenerasi Cosmos secara utuh meskipun dirinya menjadi debu. Duo Blue Sky sudah sangat kelelahan. Khoe sempat meminta Sagara mundur karena dirinya akan menggunakan Blue Sky Sena Canon, namun Sagara mencegahnya karena itu bisa membunuhnya.
8. The Curse Gone
Sesuatu yang tidak pernah terduga, bahwa orang yang dianggap paling lemah kekuatan fiksinya, Rita Sarasvati dapat menghentikan Cosmos dengan usaha kecil. Rita menggunakan kekuatan fiksi 14 Minutes,. Itu adalah kekuatan fiksi untuk menghilangkan kutukan "hilangnya" sesuatu di Langit Jingga. Dalam 14 menit, Sarasvati mengalahkan Cosmos. Namun resiko dari kekuatan fiksi itu hampir sama dengan Sena Canon yang akan menghapus memory keberadaan penggunanya terhadap orang sekitar. Orang di sekitarnya hanya punya waktu 14 menit untuk berbicara dalam suatu dimensi yang berbeda.
Ending:
Ending dari Arc Gone in Orange Sky menjadi foreshadow terhadap Arc terakhir dari novel Rita, berjudul Fansubber. Ending dari Orange Sky, menujukkan scene di mana Raid Sagara berdiri bersama anjingnya di daerah perbukitan Light Go On sambil melambaikan tangan ke langit, menujukkan sebuah pesawat dari the Junkman (salah satu 10 Commander). Char Aprillia melihat Sagara dan mengabadikannya moment itu ke dalam lukisan berjudul:
"Waving Goodbye at Orange Soul".
Arti: Sepertinya the Junkman dengan pesawatnya membawa apapun yang hilang dari Orange Sky (termasuk manusia) ke pangkuan Krista. Junkman memiliki tugas sebagai wakil Krista untuk mengambil sesuatu dari wilayah itu, tidak diketahui alasannya, jika manusia yang masih muda seperti siswa-siswa Orange Sky kembali ke Krista, apakah karena mereka terlalu baik sehingga seperti pepatah Krista mengambil terlebih dahulu Bunga yang Indah di Kebun, atau terlalu jahat seperti pepatah Krista mengambil Bunga paling Busuk, agar tidak mencemari bunga lainnya?
Sebuah puisi lalu mengkahiri cerita, dan terakhir terdapat sneak peak dari Arc ke 4: Greeting from Dreamland di mana mahasiswa Undip di depan Gedung Kembar berkumpul menyanyikan Mars Fakultas Teknik.
People always come and gone, Did we ever walk at same path?
Are Isekai is something that we all deserve? Is really there are beautiful city?
University is a place we build power, In high school we create strong friendship.
Fansubber may have greater sin than a serial killer
We always dreaming about a second chance
Are we mental ill or people with impossible dream?
The answer lie hidden under the Edge of Sky, we can going there along with Child of Destiny,
A brave student with Clean Heart
May we meet again someday in Beautiful City
A Place with nice people and otaku soul
We can drink under Orange Sky with Snow Fairy
And nobody, can hurt our freedom
It's heavy task to build Empire, but we are brave warrior
Anyone can join us become architect and make it happen right now
No need waiting for knocking on heaven door
We can build this nation with Union of Fansubber
Trivia:
-The Junkman menjadi satu-satunya 10 Commander yang beralinasi dengan Krista
-Kekuatan fiksi the Junkman: Junk Hole dapat dikatakan sekelas Dewi Krista dan dapat menghancurkan solar system dengan mudah, namun saat bertarung, dirinya mungkin dikekang Krista agar tidak menghancurkan bumi.
-Ada 41 siswa yang hilang di Orange Sky dari bagian SMA, 14-nya dari kelas Sagara berada, kelas XII-A
-Rita Sarasvati dan Saviour Yuda Iing mendapat scene dan development paling sedikit dalam Arc tersebut, namun uniknya, mereka membawa scene paling vital dalam cerita. Plot yang sama juga ditemui di Arc God Vs Human, di mana seseorang bernama Isabella Iqbar adalah dalang dibalik semua kekacauan di Mecha City. Pengkhinatan Agent Emerald Duston dalam Arc itu, juga seperti penghkianatan Agent Cosmos.
-Arc Orange Sky menjadi Arc paling kontroversial karena memakai paling banyak karakter Real World Person, berbanding terbalik dengan Arc ke 7: The Wrong Side of History yang memakai nama Real World Person satu orang saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar