Minggu, 14 Januari 2018

Crimera

Database
Full Name

Unknown
IGN

Crimera
Gender

Male
Born

Ruins of Surabaya, 14 January 1992
Style

Hero
Element
All
Tools

-
Affiliation

Republic
Guild

-
Number Hero

111
Debut

Pendulum Still Swing
Recommended Soundtrack
-
Bounty
-
Background
Crimera adalah seorang pengguna kekuatan fiksi misterius yang menguasai 10 elemen sekaligus meskipun hanya dalam bentuk Blast. Orang-orang berbahaya di Indonesia, bahkan tidak pernah mencapai lebih dari 5 elemen. Elder tidak percaya cerita dari Raid Sagara mengenai kekuatan fiksi Crimerea, karena dalam Jurnal Guild Pemerintah, Crimera dan Timika hanya seorang freelance biasa yang bahkan hanya terbatas mengikuti misi F-D yang berarti tidak perlu bertemu dengan Elder dan belum pernah bertemu Elder. Elder menanggap Sagara masih menderita halusinasi semenjak awal 2017.

Mission C1401201851: Alien Virus
Crimera dan temannya satu klannya Timika mengaku sebagai bantuan dari Pemerintah untuk Sagara dan Rohim yang kesulitan mengatasi sebuah wabah "zombie" di Abaddon City di selatan Jawa Timur. Misi ini sangat tidak jelas karena kliennya mengaku bahwa hampir seluruh penduduk bagian utara Abaddon City terjangkit "virus alien" di mana mereka akan berusaha memakan manusia. Namun saat mereka menyentuh manusia mereka tidak akan memakan tubuh fisik, manusia yang di sentuh akan merasa "jiwa" mereka di makan. Klien mereka juga mengaku bahwa dirinya adalah seorang alien dari luar angkasa yang bertanggung jawab atas penyebaran virus ini. Sagara dan Rohim memang tidak peduli dengan perkataan klien namun misi harus diselesaikan. Tidak ada cara mengembalikan penduduk dari virus, mereka terpaksa membunuh seluruh orang yang terinfeksi. Mereka awalnya ragu karena misi ini seharusnya ditempatkan pada rank X di mana orang-orang siap mental untuk melakukan keputusan pahit dengan membunuh yang tak berasalah. Namun Sagara dan Rohim bahkan harus bertarung untuk hidup. Crimera dan Timika mengaku merupakan bantuan dari Pemerintah untuk mereka. Crimera dan Timika bahkan mengaku mengenal Sagara dan menjalankan misi bersama sebelumnya. Sagara sendiri tidak pernah mengenal mereka dan untuk tidak banyak basa-basai Sagara juga sok akrab dengan Crimera dan Timika.

Saat bertempur, Sagara melihat Crimera dan Timika mempunyai kekuatan fiks yang hampir sama berupa menembakkan Blast dalam berbagai variasi dari tipe ledakan dasyat sampai bola-bola cahaya kecil. Sagara melihat mereka dapat menembakkan Blast dalam 10 element yang berbeda dan menginkasikan mereka buka orang sembarang. Singkat cerita, Sagara meminta Crimera menggunakan element api dan Timika menggunakan elemen listrik untuk bertarung karena kedua element tersebut berdaya ledak paling efektif untuk membunuh. Setelah misi Crimera dan Timika pamit kepada Sagara dan Rohim untuk pulang dan tidak perlu menerima reward dari Pemerintah atas misi.

Setelah misi selesai, Sagara melapor hal ini kepada Elder. Elder tidak pernah menyebutkan untuk mengirim bantuan, namun menyempatkan diri untuk mencari database tentang mereka di Pemerintah. Elder menemukan Crimera hanya orang biasa seperti Sagara. Crimera dan Timika merupakan 2 orang tersisa dari sebuah klan di Jawa Timur. Elder namun tertarik dengan tempat mereka lahir yaitu Ruins of Surabaya. Elder mengatakan bahwa kepada Sagara orang-orang yang lahir di sana adalah orang-orang menarik.

Fiction Power: Colorful Blast
1. Fire Blast
2. Lighting Blast
3. Water Blast
4. Earth Blast
5. Wind Blast
6. Leaf Blast
7. Dark Blast
8. Light Blast
9. Void Blast
10. Metal Blast

Tidak ada komentar:

Posting Komentar